Mitos Seputar Olahraga Menyelam

Setiap kali saya cerita tentang kegemaran saya menyelam, selalu saja muncul reaksi yang bisa ditebak. Semua orang memberikan tanggapan yang hampir sama. Dan jawaban saya pun selalu sama.

Mitos Seputar Diving

Mitos Seputar Diving

Belajar menyelam butuh waktu lama

Iya memang, tentu saja bisa memakan waktu cukup lama untuk sampai ke titik di mana Anda bisa menyelam dengan gaya ‘James Bond Night Diving’. Tapi kalau Anda gak punya waktu, gak masalah untuk bisa tetap belajar menyelam. Ada ‘Try Scuba’ atau ‘Discover Scuba Diving’. Keduanya adalah kursus singkat menyelam. Tapi meskipun singkat, Try Scuba ini bisa memberi pengalaman yang sama seperti penyelaman lain. Yah setidaknya Anda tahu bagaimana rasanya berada di dalam air, melakukan penyesuaian dan benar-benar merasakan sensasinya.

Hiu Akan Menyerang Anda

Jangan percaya apa yang Anda lihat di film-film. Hiu umumnya gak berbahaya dan gak agresif kok. Yang terjadi adalah, hiu justru menjadi incaran oknum gak bertanggung jawab karena ditangkapi demi potensi ekonomis dari siripnya. Hiu ini biasanya melarikan diri ketika melihat penyelam atau gelembung dari peralatan selam. Lebih dari 360 spesies hiu, hanya 4 yang dianggap berbahaya: the great white shark, tiger shark, bull shark dan the oceanic white-tip shark. Kabar baiknya, jenis hiu ini termasuk sangat langka dan hanya dapat ditemukan di daerah-daerah di luar Indonesia.

Menyelam Itu Mahal

Gini yah, anda tidak perlu membeli semua peralatan selam ketika Anda baru mulai belajar. Pada awalnya, Anda hanya akan membutuhkan 3 peralatan dasar: masker, snorkel, dan sepasang fin. Menyelam itu gak mahal. Untuk sekali menyelam, mungkin Anda malah bisa menghabiskan uang lebih banyak saat nonton bioskop.

Jika Anda sudah di tingkat mahir, nah Anda mulai bisa belanja peralatan selam Anda sendiri. Lagipula peralatan selam adalah barang yang tahan lama dan bisa dipakai bertahun-tahun.

Anda Harus Dalam Kondisi Sempurna Untuk Bisa Menyelam

Iya, memang benar. Kondisi yang fit akan sangat membantu kita untuk bisa menikmati penyelaman. Tapi Anda tidak harus jadi David Beckham atau Kobe Bryant untuk bisa menyelam. Simpelnya, jika Anda bisa berenang, Anda pasti akan lebih nyaman di dalam air. Tentu saja, stamina penting karena menyelam adalah olahraga yang aktif. Kondisi yang fit tidak berarti anda harus berusia antara 17-40 tahun, bebas asam urat, dan tidak menderita kolesterol. Tidak seperti itu. Intinya, setiap orang yang sehat dapat melakukan olahraga menyelam.

Menyelam Itu Berbahaya

Menyelam bisa berbahaya hanya jika tindakan pencegahan keselamatan tidak diikuti. Seperti olahraga lainnya, menyelam perlu pelatihan. Pelatihan yang benar akan membantu anda untuk siap di tiap situasi. Semakin sering Anda menyelam, semakin Anda akan merasa nyaman di bawah air. Jika Anda memiliki pelatihan dan mengikuti prosedur yang benar, kesalahan bisa dieliminir. Selain itu, peralatan selam modern saat ini juga sudah sangat memudahkan.

Olahraga Selam Tidak Ramah Lingkungan
Faktanya, menyelam justru membantu orang menjadi lebih sadar lingkungan. Asosiasi selam di manapun selalu menghimbau para penyelam untuk melindungi terumbu karang dan penghuninya. Bahkan ada banyak komunitas selam yang sering melakukan praktek sadar lingkungan mulai dari memungut sampah plastik di dalam laut hingga transplantasi terumbu karang. Para penyelam tahu benar bagaimana menghargai keindahan kehidupan laut. Para penyelam juga banyak yang senang berbagi dengan orang lain melalui foto-foto bawah airnya.

Nah.. Siap untuk nyemplung?

This article has 2 comments

  1. Wah, semua juga bahaya kalo ngikutin mitos-mitos yang ada, dan kalo diterapin pasti jadi datar aja hidup ngga ada warnanya, hehehehe

    But, thanks bangt udah share, jadi pada tau kalau iini tuh mitos, karena gua suka banget min sama yang namanya olahraga alam, kalo dipentokin ke mitos ini malah orang-orang nanti pada ga ada yang mau olahraga πŸ˜€ hehehhe

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *