Pengetahuan Dasar Tentang Alat Selam

Alat Selam

Alat Selam

Menyelam pada awalnya merupakan aktivitas khusus untuk keperluan penelitian ilmiah atau pekerjaan professional. Namun sekarang menyelam sudah jadi kegiatan olahraga, hobi atau untuk mengisi waktu liburan. Dengan menyelam kita jadi bisa mengunjungi tempat yang benar-benar berbeda dengan sensasi yang lain dan dengan pemandangan tentang sebuah kehidupan bawah air yang mengagumkan.

Dengan menyelam kita punya kesempatan untuk melihat salah satu maha karya paling megah yang diciptakan Tuhan.

Pengetahuan dan skill mutlak diperlukan dalam kegiatan menyelam ini. Tujuannya tentunya untuk membuat kita merasa aman dan nyaman di tiap penyelaman. Menyelam akan sangat menyenangkan bila kita tahu mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Saat melakukan penyelaman, tubuh kita diharuskan untuk terus menerus beradaptasi dengan kondisi bawah air. Untuk itulah keterampilan dan kedisiplinan mutlak diperlukan.

Keterampilan menyelam ini umumnya bisa diperoleh dengan mengambil kursus berlisensi dari organisasi resmi penyelaman seperti NAUI, SSI, CMAS, PADI dan yang lain. Saat mengambil kursus berlisensi, kita akan dikondisikan pada keadaan terburuk yang bisa saja terjadi saat penyelaman. Tujuannya biar kita siap dalam penggunaan alat selam dan bisa mengatasi masalah terburuk yang mungkin terjadi saat menyelam. Meski begitu dalam penyelaman sesungguhnya, kalau kita mengerti dan memahami aturan, kejadian semacam itu akan sangat jarang terjadi.

Selain memiliki keterampilan menyelam yang benar, kita juga harus tahu alat selam yang tepat yang memungkinkan kita bergerak di bawah air. Alat selam ini umumnya mudah diperoleh di dive center dengan cara disewa. Tapi klo kamu lebih nyaman dengan peralatan sendiri, mungkin kamu bisa mempertimbangkan untuk beli sendiri yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Alat Selam Dasar

Ada beberapa alat selam dasar yang mutlak diperlukan agar kita bisa melakukan aktifitas selam. Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

1. SCUBA UNIT/TANK

dive scuba tank

Tabung Scuba

Self Contained Underwater Breathing Apparatus, atau lebih dikenal dengan tabung selam, adalah bagian yang paling dasar dari semua alat selam. Tabung ini yang memungkinkan penyelam untuk membawa “nafas”nya ke dalam air. Isi dari tabung selam ini adalah udara bertekanan tinggi (200-300bar/2900-4400psi) dengan berat total keseluruhan 16-22kg. Meskipun ini adalah bagian terberat dari seluruh alat selam, percaya deh di dalam air kita tetap tidak merasakan beban apa-apa.

2. GOOGLE/MASKER SELAM

Dive Mask

Dive Mask

Alat selam ini dibutuhkan agar penyelam bisa melihat dengan jelas di bawah air. Masker selam yang baik adalah yang pas dengan bentuk wajah, memiliki ruang yang baik untuk memudahkan ekualisasi, nyaman dan tidak ada air yang bisa masuk ke dalam masker dalam kondisi normal. Bentuk dan tipe masker selam bisa disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kenyamanan.

3. SNORKEL

Snorkel

Snorkel

Alat selam yang berbentuk selang kecil ini juga diperlukan untuk memudahkan bernapas saat masih di permukaan air. Biasanya penyelam tidak terlalu menggunakan snorkel, tapi sebenarnya snorkel sangat membantu saat penyelam berada di permukaan air untuk menghemat udara di tabung scuba.

4. PAKAIAN SELAM (EXPOSURE SUIT)

Wet Suit

Wet Suit

Pakaian selam yang umumnya dipakai di daerah tropis adalah wet suit. Di beberapa tempat dengan suhu dingin yang ekstrim seperti di daerah kutub, penyelam biasa menggunakan dry suit. Selain diperlukan untuk menjaga temperatur tubuh di bawah air, juga sebagai pelindung tubuh dari goresan, sengatan dan gangguan lain. Pakaian selam ini juga termasuk pakaian dalam (skin suit), sarung tangan, sepatu (booties) dan penutup kepala (hoodies).

5. JAKET APUNG (BCD)

BCD

BCD

BCD (bouyancy compensator device) atau jaket apung adalah alat selamyang digunakan untuk membantu penyelam dalam mengatur daya apung di dalam air. Jaket apung ini dikenakan seperti jaket normal. Hanya saja jaket apung juga didesain memiliki ruang udara yang bisa dikembang/kempiskan sesuai kebutuhan sehingga penyelam bisa mengatur daya apung yang baik di dalam air. Udara yang masuk ke dalam jaket apung adalah udara dari tabung scuba.

6. REGULATOR

dive regulator

Dive Regulator

Alat selam ini digunakan untuk mengubah udara bertekanan tinggi dari dalam tabung scuba menjadi udara yang dapat digunakan untuk bernafas di dalam air. Bentuknya seperti selang yang menghubungkan penyelam dengan tabung scuba. Ada yang langsung ke mulut, ada juga yang terhubung hanya ke masker selam (full face). Biasanya setiap penyelam memiliki regulator cadangan (octopus) yang bisa digunakan untuk kepentingan darurat atau saat berbagi udara dengan buddy (buddy breathing).

7. FIN

.

Dive FIn

Dive Fin

Sesuai bentuknya, alat selam ini berfungsi untuk membantu penyelam dalam melakukan manuver di dalam air. Dengan luas permukaan yang besar, penyelam bisa dengan mudah bergerak di dalam air dengan cara mengayuh kaki tanpa mengeluarkan energi yang banyak.

8. PEMBERAT

Weight Belt

Weight Belt

Jangan berpikir Kamu bisa menyelam ke dalam air dengan mudah tanpa pemberat tambahan. Meskipun bisa, tapi akan menyulitkan bagi Kamu yang masih menyesuaikan diri dengan daya apung. Dengan semua alat selam di atas terpasang, Kamu akan menanggung sekitar 20-30kg berat tambahan di darat. Namun di dalam air, Kamu tetap bisa mempunyai daya apung positif. Untuk itu diperlukan pemberat tambahan yang umumnya dipasang seperti ikat pinggang dengan berat yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penyelam.

Nah, Selain alat selam di atas, seiring dengan semakin bertambahnya jam menyelam, kamu mungkin perlu mempertimbangkan alat selam lain seperti dive computer, dive watch, konsol selam (kompas termometer), senter selam, pisau selam, bendera selam, sosis selam dan tentu saja kamera bawah air untuk jeprat-jepret momen di bawah laut.

Hal terpenting yang perlu kamu ketahui adalah selalu pastikan alat selam yang kamu pakai berfungsi dengan baik dan aman.

Nah, sudah siap untuk memulai penyelaman?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *